5 Cara Mengatur Keuangan Rumah Tangga Agar Tidak Boros Menurut Islam
Cara mengatur keuangan rumah tangga perlu dilakukan dengan benar untuk masa depan / Foto: Pixabay/RoboAdvisor

5 Cara Mengatur Keuangan Rumah Tangga Agar Tidak Boros Menurut Islam

BERITADUNIA.ID – Ajaran Islam mengenal istilah tabzir yang merupakan salah satu sifat setan, yaitu boros. Bahkan, dalam ayat suci AlQuran pun menyebutkan larangan sifat dan perbuatan boros. Cara mengatur keuangan rumah tangga juga wajib Anda perhatikan agar tidak terjadi pemborosan yang tidak tepat guna.

2 Dalil Ayat Suci AlQuran Tentang Sifat dan Larangan Boros

Islam mengajarkan kepada para pemeluknya agar hidup sederhana dan hemat. Sebab, AlQuran menyebutkan bahwa Allah SWT melarang manusia hidup boros sebagaimana firman-Nya pada QS. Al Isra ayat 26 berikut:

وَءَاتِ ذَا ٱلۡقُرۡبَىٰ حَقَّهُۥ وَٱلۡمِسۡكِينَ وَٱبۡنَ ٱلسَّبِيلِ وَلَا تُبَذِّرۡ تَبۡذِيرًا

Artinya: “Dan berikanlah haknya kepada kerabat dekat, kepada orang miskin, dan orang dalam perjalanan, dan janganlah kamu menghambur-hamburkan hartamu secara boros”

Allah SWT melarang sifat boros, karena sifat boros adalah sifat setan dan pemboros adalah saudaranya setan sebagaimana dalil dalam AlQuran Surat Al Isra ayat 27 sebagai berikut:

Baca Juga:  Olahraga Mengecilkan Perut dan Paha di Rumah untuk Wanita Sebelum Tidur

إِنَّ ٱلۡمُبَذِّرِينَ كَانُوٓاْ إِخۡوَٰنَ ٱلشَّيَٰطِينِۖ وَكَانَ ٱلشَّيۡطَٰنُ لِرَبِّهِۦ كَفُورٗا

Artinya: “Sesungguhnya orang-orang pemboros adalah saudara setan, dan setan itu sangat ingkar pada Tuhannya”

Cara Mengatur Keuangan Rumah Tangga Agar Tidak Boros

Untuk menghindari sifat boros dalam penggunaan keuangan rumah tangga, Anda perlu tau bagaimana cara mengatur keuangan rumah tangga bagi keluarga Anda.

1. Catat Penghasilan Keluarga Selama 1 Bulan

Hal utama dalam mengatur keuangan adalah mau tak mau harus mencatat penghasilan keluarga selama 1 bulan. Dengan pencatatan ini, Anda akan tau naik turunnya grafik keuangan keluarga Anda. Sehingga, Anda akan mudah dalam perencanaan keuangan keluarga untuk masa mendatang.

2. Catat Pengeluaran Keluarga Selama 1 Bulan

Sama halnya dengan penghasilan bulanan. Pengeluaran bulanan juga wajib Anda catat dengan terperinci agar lebih akurat dalam perhitungannya. Ini akan berpengaruh pada sisa saldo bulanan Anda. Jika terdapat sisa saldo dapat Anda gunakan kembali di bulan berikutnya ataupun Anda sedekahkan bahkan investasikan.

Baca Juga:  6 Cara Memutihkan Kulit Secara Alami untuk Pria dan Wanita dengan Cepat dan Permanen

3. Periksa Saldo Catatan Keuangan Keluarga

Inilah manfaat Anda mencatat pemasukan dan pengeluaran. Anda akan mengetahui sejumlah angka nominal sisa saldo keuangan rumah tangga keluarga Anda. Caranya cukup mudah, yaitu seluruh pemasukan dikurangi seluruh pengeluaran.

4. Buat Daftar Prioritas Kebutuhan Keluarga

Membuat daftar kebutuhan yang paling diprioritaskan sebaiknya dilakukan di awal sebelum Anda menggunakan harta Anda. Dalam artikel ini dibuat pada urutan keempat karena ini bertujuan bagi Anda yang telah terlambat dalam membuat perencanaan dan telah boros dalam penggunaan keuangan rumah tangga.

Dalam Islam diajarkan prioritas penggunaan harta secara proporsional. Mulai dari penggunaan untuk zakat, infaq, sedekah, menabung, melunasi hutang, dan belanja untuk kebutuhan rumah tangga.

Baca Juga:  Cara Cek Kecepatan Website Gratis Test Langsung Tau Hasilnya

5. Manajemen Keuangan dengan Baik Agar Tidak Boros

Manajemen keuangan di sini lebih kepada Anda menjalankan ketertiban dalam melaksanakan rencana di atas, mulai dari pencatatan pemasukan, pengeluaran, menghitung sisa saldo, membuat perencanaan dan termasuk dalam point manajemen ini

Secara singkatnya, cukup Anda melaksanakan point 4 dengan seksama. Sebab, pada point 4 pasti sudah terdapat point-point pelaksanaan point-point lainnya di atas.

Cara mengatur keuangan rumah tangga perlu Anda lakukan secara tertib. Anda dapat menggunakan aplikasi pencatatan keuangan ataupun manual. Kelebihan jika menggunakan aplikasi digital atau komputerisasi, Anda tidak perlu repot-repot menghitung jumlah akhir dan sisa saldonya.***

Share

Tinggalkan Balasan