Dinilai Bahaya, Polisi dan Petani Lakukan Aksi Gropyok Tikus di Papanrejo Gubug Kabupaten Grobogan
Padi merupakan bahan pokok bagi sumber kehidupan manusia / Foto: Pixabay/sasint

Dinilai Bahaya, Polisi dan Petani Lakukan Aksi Gropyok Tikus di Papanrejo Gubug Kabupaten Grobogan

BERITADUNIA.ID Jumat, 21 Januari 2022 anggota kepolisian bersama dengan warga lakukan aksi gropyok tikus. Tindakan ini merupakan kearifan lokal yang dibudayakan.

Dilansir dari laman website Polres Grobogan, anggota Polsek Gubug yang dipimpin oleh Kapolsek AKJ Puji Hari bersama warga Desa Papanrejo Kecamatan Gubug Kabupaten Grobogan bahu-membahu memburu hama tikus area sawah setempat.

Gropyokan adalah suatu cara memberantas hama tikus dengan cara sederhana, di antaranya menggunakan pemukul atau pentungan.

AKP Puji Hari Kapolsek Gubug menerangkan bahwa “Perburuan tikus yang dilakukan petugas dan warga tersebut dilakukan secara rutin saat musim pemeliharaan padi.” Dilansir beritadunia.id pada Minggu, 23 Januari 2022 melalui situs Polres Grobogan.

Baca Juga:  Begini Kondisi Tubuh Jenazah Tangmo Nida Artis Thailand Papan Atas yang Meninggal di Sungai Chao Phraya

Pada laman website tersebut, AKP Puji Hari mengungkapkan bahwa tanaman padi Desa Papanrejo sering diserang hama tikus.

Menurutnya, penanggulangan hama tikus menggunakan metode gropyokan lebih efektif dan aman jika dibanding dengan pemasangan setrum di sawah.

Penggunaan setrum untuk memberantas hama tikus dinilai membahayakan para petani dan warga lainnya. Sebab itu, metode gropyok tikus menjadi pilihan utama bagi mereka saat ini lantaran keamanannya lebih jelas.

Share