Bacaan Niat Puasa Qadha Ramadhan, Lengkap Dalil Berbahasa Arab, Latin, dan Terjemahannya
Niat puasa qadha Ramadhan, lengkap dalil berbahasa Arab, latin, dan terjemahannya Foto: Pixabay/mohamed_hassan

Bacaan Niat Puasa Qadha Ramadhan, Lengkap Dalil Berbahasa Arab, Latin, dan Terjemahannya

BERITADUNIA.ID – Bacaan niat puasa qadha Ramadhan lengkap dengan dalil berbahasa Arab, latin, dan terjemahannya. Secara umum, pelaksana puasa ganti Ramadhan karena haid, sakit, dan orang yang dalam perjalanan atau musafir dengan tujuan kebaikan.

Wajib hukumnya puasa qadha Ramadhan. Wanita yang haid saat puasa Ramadhan, wajib baginya untuk menggantinya sebanyak hari ia tidak berpuasa Ramadhan.

Demikian pula dengan orang yang dalam perjalanan, sakit, wanita hamil, menyusui, nifas, dan lanjut usia yang tidak mampu lagi untuk berpuasa.

Mengganti puasa qadha atau puasa ganti Ramadhan bagi yang mampu. Bagi yang tidak mampu, maka wajib baginya membayar fidyah. Islam telah mengaturnya sebagaimana dalil AlQuran berbahasa Arab beserta artinya di bawah ini:

أَيَّامًا مَعْدُودَاتٍ ۚ فَمَنْ كَانَ مِنْكُمْ مَرِيضًا أَوْ عَلَىٰ سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِنْ أَيَّامٍ أُخَرَ ۚ وَعَلَى الَّذِينَ يُطِيقُونَهُ فِدْيَةٌ طَعَامُ مِسْكِينٍ ۖ فَمَنْ تَطَوَّعَ خَيْرًا فَهُوَ خَيْرٌ لَهُ ۚ وَأَنْ تَصُومُوا خَيْرٌ لَكُمْ ۖ إِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُونَ

“Ayyaaman ma’duudaat, faman kaana minkum mariidlan au’alaa safari fa’idatun min ayyaamin akhor, wa ‘alaalladziina yuthiiquunahu fidyatun tho’aamu miskiin, faman tathowwa’a khoiron fahua khoirullah, waan tashuumuu khoirullakum, in kuntum ta’lamuun.”

Artinya: “(yaitu) dalam beberapa hari yang tertentu. Maka barangsiapa diantara kamu ada yang sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa) sebanyak hari yang ditinggalkan itu pada hari-hari yang lain. Dan wajib bagi orang-orang yang berat menjalankannya (jika mereka tidak berpuasa) membayar fidyah, (yaitu): memberi makan seorang miskin. Barangsiapa yang dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan, maka itulah yang lebih baik baginya. Dan berpuasa lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.” (QS. Al Baqarah : 184)

Puasa Ramadhan dalam hukum Islam adalah wajib. Tentu, hukum wajib orang berpuasa adalah orang yang sudah baligh atau cukup usia dan tidak ada udzur yang menghalanginya, haid misalnya, atau sakit yang membahayakan dirinya sehingga tidak berpuasa baginya.

Syarat Wajib dan Syarat Sah Puasa Dalam Ajaran Islam

Dalam Islam mengajarkan bahwa berpuasa wajib hukumnya bagi yang memenuhi syarat wajib dan syarat sahnya untuk menunaikan ibadah puasa Ramadhan.