Berita ViralBlogPolitik

🗽 Zohran Mamdani Resmi Dilantik sebagai Wali Kota New York City

NEW YORK CITY – Babak Baru Kepemimpinan

Beritadunia.id — Pada 1 Januari 2026, Zohran Mamdani mengambil alih jabatan Wali Kota New York City dalam upacara bersejarah yang menyita perhatian global. Ia menjadi Muslim pertama dan salah satu wali kota termuda dalam sejarah kota. Momen ini menandai perubahan besar dalam politik Amerika dan membuka era baru kepemimpinan progresif.

Mamdani mengucapkan sumpah jabatan di stasiun kereta bawah tanah tua Balai Kota di Manhattan. Lokasi ini dipilih karena simbolisme transportasi publik dan pelayanan warga. Selain itu, stasiun tersebut mengingatkan pada sejarah panjang New York City.

Sumpah Jabatan di Atas Al-Qur’an

Dalam acara tersebut, Mamdani meletakkan tangannya di atas Al-Qur’an saat mengucapkan sumpah. Quran ini melambangkan keberagaman dan kebebasan beragama di Amerika Serikat. Mamdani menyatakan, “Ini kehormatan dan hak istimewa seumur hidup.” Letitia James, Jaksa Agung New York, memimpin pengucapan sumpah tersebut.

Setelah acara simbolik, Mamdani menghadiri upacara publik di Balai Kota. Ribuan warga menyaksikan pidato pertama Mamdani sebagai wali kota. Suasana menjadi meriah, terutama ketika band lokal dan masyarakat setempat mengadakan pesta jalanan di sepanjang Broadway.

Agenda Politik Mamdani

Mamdani terkenal karena latar belakangnya yang beragam. Ia lahir dari keluarga Afrika dan Asia Selatan, dan sebelumnya menjabat anggota legislatif negara bagian New York.

Dalam pidato pertamanya, Mamdani menekankan agenda progresif:

  • Meningkatkan keterjangkauan perumahan melalui pembangunan rumah subsidi.
  • Memperluas layanan transportasi publik agar lebih efisien dan terjangkau.
  • Memberikan layanan sosial, termasuk akses perawatan anak dan kesehatan bagi keluarga berpendapatan rendah.
  • Memperkuat pendidikan publik dengan dukungan bagi pelajar dan guru.

Ia menegaskan bahwa semua kebijakan tersebut bertujuan memperbaiki kualitas hidup warga.

Reaksi Publik dan Tantangan

Mayoritas warga menyambut pelantikan Mamdani dengan antusias. Mereka melihat kepemimpinannya sebagai simbol perubahan. Namun, beberapa kritikus menekankan tantangan besar yang menanti.

New York menghadapi krisis perumahan, anggaran kota yang ketat, dan tantangan layanan publik. Mamdani perlu bekerja sama dengan dewan kota dan pemerintah negara bagian agar agenda progresifnya berhasil.

Warisan dan Harapan

Pelantikan Mamdani menandai era baru kepemimpinan inklusif di New York. Ia menjadi contoh bagi generasi muda dan komunitas minoritas. Mamdani menyatakan, “Saya akan memimpin untuk semua warga New York tanpa kecuali.” Pernyataan ini menegaskan komitmennya menghadapi tantangan demi kemajuan kolektif.


🔎 Kesimpulan

Dengan pelantikan pada 1 Januari 2026, Zohran Mamdani mencatat sejarah sebagai wali kota Muslim pertama dan salah satu yang termuda. Ia membawa agenda progresif yang luas, menegaskan tekad untuk memimpin New York dengan inklusif, responsif, dan berani.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *