The Elder Scrolls VI Butuh Waktu Lebih Panjang: Alasan Bethesda Menunda Rilis
beritadunia.id – Jakarta — Penantian panjang penggemar The Elder Scrolls VI kembali berlanjut. Hingga awal 2026, Bethesda Game Studios belum juga mengumumkan tanggal rilis resmi. Studio tersebut secara terbuka mengakui bahwa proyek ini membutuhkan waktu pengembangan yang jauh lebih lama dari perkiraan awal.
Keputusan tersebut bukan tanpa alasan. Bethesda ingin memastikan bahwa The Elder Scrolls VI hadir sebagai RPG generasi baru yang matang, stabil, dan layak menyandang reputasi besar seri legendaris ini.
Pengumuman Lama, Rilis Masih Jauh
Bethesda pertama kali mengumumkan The Elder Scrolls VI pada ajang E3 2018. Saat itu, studio hanya menampilkan trailer singkat tanpa detail gameplay. Sejak momen tersebut, publik terus menunggu kabar lanjutan.
Namun, hingga kini, Bethesda masih menahan informasi penting. Studio tidak memberikan target rilis maupun cuplikan gameplay resmi. Kondisi ini memicu spekulasi luas di kalangan penggemar dan analis industri game.
Meskipun begitu, Bethesda menegaskan bahwa proyek ini tetap berjalan. Mereka hanya memilih pendekatan yang lebih berhati-hati.
Bethesda Mengutamakan Kualitas
Bethesda menolak pendekatan rilis cepat. Studio tersebut ingin memastikan setiap elemen game memenuhi standar internal yang ketat. Oleh karena itu, tim pengembang mengambil waktu lebih panjang untuk menyempurnakan desain dunia, mekanik permainan, dan alur cerita.
Todd Howard selaku direktur kreatif menyatakan bahwa The Elder Scrolls VI bukan sekadar sekuel. Game ini harus menjadi evolusi besar dari Skyrim. Target tersebut membutuhkan perencanaan matang dan pengujian berulang.
Karena alasan itulah, Bethesda lebih memilih menunda daripada merilis game yang belum siap.
Skala Dunia Game yang Jauh Lebih Besar
Dunia The Elder Scrolls VI dirancang lebih luas dan lebih hidup. Bethesda ingin menciptakan lingkungan yang terasa organik, dinamis, dan reaktif terhadap tindakan pemain.
Untuk mencapai hal tersebut, tim harus membangun:
- Sistem AI yang lebih cerdas
- Interaksi NPC yang lebih alami
- Dunia terbuka dengan detail lingkungan tinggi
Setiap elemen tersebut memerlukan waktu pengembangan tambahan. Bethesda tidak ingin mengorbankan kedalaman demi kecepatan.
Teknologi Baru Membawa Tantangan
Bethesda mengembangkan The Elder Scrolls VI menggunakan Creation Engine generasi terbaru. Mesin ini jauh lebih kompleks dibanding versi yang digunakan pada Skyrim.
Transisi teknologi ini tidak sederhana. Tim harus:
- Menyesuaikan workflow pengembangan
- Mengoptimalkan performa lintas platform
- Mengurangi bug sejak tahap awal
Proses adaptasi ini memakan waktu panjang. Namun, Bethesda menilai langkah tersebut penting untuk masa depan seri The Elder Scrolls.
Prioritas Sempat Berpindah ke Starfield
Faktor lain yang memperpanjang pengembangan adalah rilis Starfield. Selama beberapa tahun, sebagian besar sumber daya Bethesda fokus pada proyek tersebut.
Akibatnya, pengembangan The Elder Scrolls VI sempat berjalan di fase pra-produksi lebih lama. Setelah Starfield rilis, barulah Bethesda mengalihkan perhatian penuh ke TES VI.
Perubahan fokus ini menjelaskan mengapa progres publik terasa lambat.
Bethesda Belajar dari Kritik Masa Lalu
Bethesda tidak menutup mata terhadap kritik. Beberapa game mereka sebelumnya menuai sorotan karena bug dan performa saat rilis.
Kini, studio tersebut mengambil pelajaran penting. Mereka tidak ingin mengulangi kesalahan yang sama. Oleh sebab itu, pengujian internal menjadi lebih ketat dan memakan waktu lebih lama.
Langkah ini bertujuan memastikan pengalaman bermain yang lebih stabil sejak hari pertama.
Ekspektasi Tinggi dari Penggemar Global
Ekspektasi terhadap The Elder Scrolls VI sangat tinggi. Sejak Skyrim rilis pada 2011, standar RPG dunia terbuka terus meningkat.
Game modern seperti Elden Ring dan proyek besar lain telah mengubah ekspektasi pasar. Bethesda menyadari tekanan tersebut. Mereka tidak ingin sekadar menyamai pesaing, tetapi melampauinya.
Karena itu, waktu tambahan menjadi kebutuhan, bukan pilihan.
Rilis Masih Jauh, Namun Proyek Berjalan
Meski belum ada tanggal resmi, Bethesda menegaskan bahwa pengembangan berjalan stabil. Studio tersebut secara rutin melakukan evaluasi internal dan penyempurnaan desain.
Beberapa analis industri memperkirakan game ini baru akan rilis setelah 2027. Namun, Bethesda memilih untuk tidak mengonfirmasi spekulasi tersebut.
Pendekatan ini menunjukkan komitmen terhadap kualitas jangka panjang.
Makna Penantian bagi Penggemar
Bagi penggemar setia, penantian panjang tentu menguji kesabaran. Namun, banyak komunitas mulai memahami arah kebijakan Bethesda.
Alih-alih mengejar rilis cepat, studio tersebut membangun fondasi kuat untuk masa depan seri ini. Jika berhasil, The Elder Scrolls VI berpotensi menjadi tonggak baru dalam genre RPG.
Kesabaran kini menjadi bagian dari perjalanan menuju hasil akhir.
Kesimpulan
The Elder Scrolls VI butuh waktu lebih panjang karena Bethesda memilih fokus pada kualitas, teknologi baru, dan ambisi besar. Penundaan ini bukan tanda kegagalan, melainkan strategi jangka panjang.
Dengan dunia yang lebih luas, sistem yang lebih kompleks, serta standar produksi tinggi, Bethesda ingin memastikan bahwa TES VI hadir sebagai RPG yang layak dikenang.
Jika proses ini berjalan sesuai rencana, penantian panjang tersebut bisa terbayar lunas.
